PALM bidik dana segar Rp750 miliar lewat penerbitan obligasi

JAKARTA. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM), perusahaan perkebunan milik Saratoga Group, akan menghimpun dana segar sebanyak Rp750 miliar dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2023.
Obligasi tersebut merupakan bagian dari program penawaran umum berkelanjutan melalui Obligasi Berkelanjutan I PALM, dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1,5 triliun.
Pada penerbitan obligasi tahap pertama, PALM menawarkan obligasi dalam 2 seri dengan jumlah pokok Rp268 miliar untuk seri A dan Rp482 miliar untuk seri B. Obligasi seri A ditawarkan dengan bunga tetap 6,75% per tahun dan tenor selama 370 hari kalender, sementara seri B 8,50% per tahun dan tenor selama 3 tahun.
Masa penawaran umum obligasi berlangsung mulai 20-21 Maret 2023. Distribusi obligasi dijadwalkan pada 28 Maret 2023 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Maret 2023.
Pihak-pihak yang ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi PALM yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) dan PT UOB Kay Hian Sekuritas. (KR)