ASII - PT. Astra International Tbk

Rp 4.910

+20 (+0,41%)

JAKARTA - Laba bersih PT Astra Internasional Tbk (ASII) melandai 9% menjadi Rp15,85 triliun di semester I 2024. Perolehan laba itu seiring melandainya pendapatan konstituen Indeks52 ini menjadi Rp159,96 triliun dari Rp162,39 triliun.

Dalam rilis yang diterima IDN Financials, Rabu (31/7), Djony Bunarto Tjondro, Direktur Utama ASII menyampaikan penurunan pendapatan merefleksikan penurunan kinerja dari bisnis alat berat dan pertambangan seiring harga batu bara yang lebih rendah. "Terlepas dari tantangan itu, Grup memperkirakan kinerja untuk sisa tahun ini akan tetap resilient," katanya.

Menurut dia, Grup Astra optimistis terhadap pertumbuhan jangka panjang dan mempertahankan posisi terdepan pada berbagai portofolio bisnis.

Sepanjang semester I 2024, sejumlah lini bisnis ASII masih mencatatkan pertumbuhan laba yakni, jasa keuangan Rp4,11 trililun, naik 8% dari Rp3,82 triliun, agribisnis Rp399 miliar, tumbuh 36% dari Rp293 miliar, infrastruktur dan logistic naik 24% menjadi Rp63 miliar dari Rp51 miliar, dan properti tumbuh 38% menjadi Rp94 miliar dari Rp68 miliar.

Sementara lini bisnis yang mencatatkan penurunan laba antara lain, otomotif turun 3% menjadi Rp5,53 triliun dari Rp5,63 triliun dan segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi turun 15% menjadi Rp5,84 triliun dari Rp6,88 triliun. (LK)