BTPS - PT. Bank BTPN Syariah Tbk

Rp 905

-20 (-2,00%)

JAKARTA – Laba bersih PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) turun 1,85% year-on-year (yoy) pada 2024, menjadi sebesar Rp1,06 triliun.

Merujuk pada laporan keuangan FY 2024 yang dikutip hari ini (17/2), BTPS melaporkan total pendapatannya mencapai Rp5,40 triliun, turun 6,05% yoy dari Rp5,75 triliun pada tahun sebelumnya.

Pendapatan dari jual beli berbasis margin murabahah tercatat sebesar Rp4,81 triliun pada tahun 2024, turun 9,07% yoy dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,29 triliun.

Namun, pendapatan bagi hasil dari pembiayaan musyarakah tumbuh nyaris tiga kali lipat atau 2.597,5% yoy menjadi Rp13,33 miliar. Tahun lalu, pendapatan bagi hasil dari pembiayaan musyarakah hanya sebesar Rp4,72 miliar.

Selain itu, pendapatan usaha utama lainnya juga mengalami kenaikan menjadi Rp568,56 miliar pada 2024, dari tahun sebelumnya Rp441,85 miliar.

Di sisi lain, beban operasional BTPS turun sekitar 9% yoy menjadi Rp3,59 triliun pada 2024. Hal ini meringankan pendapatan operasional bersih perseroan, sehingga hanya turun 2,2% yoy pada tahun 2024 menjadi Rp1,35 triliun.

Sementara itu laba bersih BTPS tergelincir 1,85% yoy menjadi Rp1,06 triliun pada 2024.

Sampai dengan akhir 2024, total aset BTPS mencapai Rp21,74 triliun, sedikit meningkat dari posisi 2023 yang hanya sebesar Rp21,43 triliun. (EF/ZH/KR)