Saham DCII naik terus, BEI beri status UMA

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan status unusual market activity (UMA) pada emiten data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), hari ini (21/2), menyusul peningkatan harga saham di luar kebiasaan.
Pada perdagangan saham sesi I, hingga pukul 11.18 WIB, saham DCII naik 19,97% menjadi Rp80.650 per lembar saham. Dalam setahun terakhir, saham DCII juga mencatatkan kenaikan yang signifikan 95,28% (year-on-year/yoy).
Kenaikan harga saham ini, salah satunya didorong kabar bahwa perusahaan data center milik Toto Sugiri dan Anthoni Salim ini tengah mempertimbangkan untuk melakukan stock split.
Isu mengenai rencana stock split beredar terkait dengan harga saham perusahaan yang sangat tinggi sehingga tidak terjangkau bagi investor retail, serta berdampak pada likuiditas saham.
Menurut data IDFinancials.com, hingga kuartal III-2024, DCII mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp449,49, tumbuh 21,34% (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar Rp370,43 miliar.
Kinerja positif tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan sebesar 15,08% yoy menjadi Rp1,1 triliun, dibandingkan periode sebelumnya, yang tercatat Rp958,14 miliar. (DK/ZH)