Tekanan jual asing reda, IHSG rebound ke 6.606,18

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 19,09 poin atau 0,29% ke level 6.606,18 pada Rabu (26/2).
Tekanan jual dari investor asing juga mulai reda, meskipun masih mencatatkan net sell Rp323,75 miliar. Berbeda jauh dengan sehari sebelumnya, di mana net sell asing mencapai Rp1,63 triliun pada Selasa (25/2).
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan saham mencapai 18,67 miliar lembar pada Rabu kemarin, dengan total nilai transaksi Rp10,85 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,05 juta kali.
PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menempati peringkat pertama Top Leaders, dengan kenaikan harga saham 19,99% dan menyumbang 25,55 poin indeks.
Di sisi lain, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menjadi pemberat (Top Laggards) dengan koreksi harga saham 7,05% dan 7,42 poin imdeks.
Sebagian besar indeks sektoral ditutup melemah, dengan hanya 4 sektor yang menunjukkan penguatan. Keempat sektor tersebut adalah teknologi (+8,72%), konsumer siklikal (+0,45%), kesehatan (+0,43%), dan infrastruktur (+0,08%).
Meski mengalami rebound pada Rabu kemarin, IHSG masih terkoreksi 6,69% sejak awal tahun ini. (KR)