BUMI - PT. Bumi Resources Tbk

Rp 102

+2 (+2,00%)

JAKARTA - Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/2), menyoroti JPMorgan Chase Bank, N.A., Singapore Branch yang menjadi investor baru di PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA).

Investor asing itu membeli 397,63 juta lembar saham melalui PT Bank HSBC Indonesia, membuat porsi kepemilikannya di ESTA jadi 16,4%.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) lalu menambah investasinya di PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dengan memborong 109 juta lembar saham. Pengendali ini membeli saham melalui PT Ciptadana Sekuritas Asia, membuat porsi kepemilikannya di ADMR meningkat jadi 84,11%.

Verah Wahyudi S.Wong juga membeli 24,75 juta saham penyedia layanan internet, PT Remala Abadi Tbk (DATA), melalui PT Stockbit Sekuritas Digital. Porsi saham Verah di DATA setelah transaksi ini meningkat dari 35% ke 36,83%.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) masih terus menimbun sahamnya sendiri, kali ini sebanyak 1,65 juta lembar. Sedangkan Morgan Stanley And Co International Plc menambah investasinya di rumah produksi PT MD Pictures Tbk (FILM) sebanyak 877.100 lembar.

Sementara itu, investor individu Agatha Nindya melakukan divestasi terbesar kali ini. Ia melepas 52,63 juta lembar saham PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), emiten teknologi informasi. Setelah menyelesaikan divestasi via PT Victoria Sekuritas Indonesia, porsi sahamnya turun ke 8,2%.

Investor asing HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self lalu menjual 16 juta lembar saham perusahaan tambang batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI), diikuti oleh CGS International Securities Singapore Pte Ltd yang menjual 9,15 juta lembar saham emiten tambang emas PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI). INV Management Pte Ltd juga melepas saham perusahaan keamanan siber PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) sebanyak 627.500 lembar.

Terakhir, lebih dari 2,37 juta saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) dijual oleh pengendalinya, PT Sinar Mas Cakrawala. Sisa saham pengendali tersebut di SMMA kini hanya sebesar 52,28%. (KD/KR)