Bangun 2 hotel di Bekasi, Pakuwon Jati siapkan capex jumbo

JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) yang cukup besar pada 2025, untuk mendukung strategi ekspansinya.
Ivy Wong, Director of Business Development PWON, menyampaikan tahun ini perseroan tidak menyiapkan capex yang tidak terlalu besar. Karena hanya menyesuaikan kebutuhan pembangunan proyek yang tengah digarap.
“Kita sudah plan below Rp3 triliun,” kata Ivy menjawab, pertanyaan IDNFinancials.com, dalam sesi Meet & Greet PWON bersama CGS International Sekuritas Indonesia, pada Kamis (27/2) hari ini.
Ia menambahkan, alokasi capex akan menyesuaikan kebutuhan ekspansi PWON. Saat kebutuhan pembangunan mencapai periode puncak, perseroan siap menggelontorkan capex lebih besar lagi bahkan mencapai Rp4 triliun.
“Terus akan naik kalau sudah di stage-peak [konstruksi] akan lebih banyak,” ungkap Ivy.
Adapun sumber pendanaan capex PWON pada tahun ini, masih akan mengandalkan kas internalnya. Menurut data idnfinancials.com, perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar Rp8,77 triliun per 30 September 2024.
Sebagai catatan, PWON berencana melanjutkan pembangunan 2 hotel international chained di Bekasi pada tahun ini. Keduanya adalah Four Points by Sheraton dan Fairfield by Marriot, yang terintegrasi dengan kawasan superblok Pakuwon Mall Bekasi.
“Nanti akan bangun hotel, ada 2 hotel. Biggest in Bekasi,” jelas Ivy. (KR)