TAPG - PT. Triputra Agro Persada Tbk

Rp 770

-20 (-3,00%)

JAKARTA - Laba PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) melesat 94,02% sepanjang tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Pertumbuhan laba emiten ini sejalan dengan kenaikan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan.

Dikutip dari Laporan Keuangan Tahun 2024 yang dipublikasikan pada Kamis (27/2), Tjandra Karya Hermanto, Presiden Direktur TAPG, menyampaikan bahwa perusahaan membukukan pendapatan naik 16,16% year-on-year (yoy) menjadi Rp9,67 triliun dari Rp8,32 triliun di tahun 2023.

Pada tahun 2024, kontribusi pendapatan dari Produk Kelapa Sawit dan turunannya sebesar Rp9,64 triliun, naik dari Rp8,30 triliun. Sementara itu, Produk Karet dan turunnya menyumbang pendapatan Rp30,68 miliar, naik dari Rp23,29 miliar.

Laba kotor tercatat Rp3,72 triliun pada akhir 2024, tumbuh 67,88% yoy dari Rp2,21 triliun di tahun 2023. Laba usaha juga meroket 121,86% yoy menjadi Rp3,04 triliun dari Rp1,37 triliun, sedangkan laba bersih menyentuh Rp3,12 triliun, melesat dari tahun 2023 sejumlah Rp1,60 triliun. (LK)