TRIS - PT. Trisula International Tbk

Rp 160

-2 (-1,00%)

BANDUNG - Emiten tekstil dan garmen PT Trisula International Tbk (TRIS), menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp30 miliar pada 2025.

Widjaya Djohan, Presiden Direktur TRIS, menyatakan alokasi capex ini bersifat fleksibel dan tergantung pada pertumbuhan perusahaan.

"Kalau hasil pertumbuhan kuartal I-2025 bagus, kami akan lanjutkan pemakaian capex ini untuk kuartal II-2025," katanya dalam konferensi pers di Cimahi, Bandung, Kamis (27/2).

Widjaya menambahkan, anggaran capex akan difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas perseroan.

Pada kesempatan yang sama, Heru Jatmiko Harrianto, Direktur BELL, menjelaskan sekitar Rp17 miliar dari jumlah capex berasal dari PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).

Dana ini nantinya akan dipakai untuk perluasan bisnis ritel BELL, dengan merek JOBB dan Jack Nicklaus sebesar Rp6 miliar. Sementara sebanyak Rp12 miliar akan digunakan untuk investasi pabrik BELL.

Investasi ini mencakup pembangunan Trisula Innovation Center serta mendukung peremajaan mesin, untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan.

Menurut data IDNFinancials.com, TRIS mencatatkan penjualan sebesar Rp1,08 triliun, tumbuh 3,5% year-on-year (yoy) hingga September 2024.

“Faktor utama yang mendorong pertumbuhan penjualan TRIS di 2024 adalah segmen manufaktur, produksi kain dan garmen,” kata Heru.

Selain itu, laba bersih tahun berjalan TRIS juga meningkat 15,7% yoy menjadi Rp62,23 miliar pada sembilan bulan pertama (9M) 2024. (DK/KR)