MEDC - PT. Medco Energi Internasional Tbk

Rp 1.025

-5 (0%)

JAKARTA - Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) masih terkoreksi pada Selasa sore (4/4), di tengah capaian baru emiten ini di West Kalabau-1 Blok Rimau, Sumatera Selatan. Dalam setahun ini, saham MEDC tergelincir 28,06% atau Rp390 per saham.

Pada pantauan perdagangan sore, saham MEDC terkoreksi 0,99% atau Rp10 menjadi Rp1.000 per lembar. Harga dibuka pada level Rp1.005, dengan catatan harga tertinggi pada level Rp1.020 dan harga terendah di level Rp990 per saham.

Kemarin (3/3), saham emiten ini ditutup menguat Rp10 menjadi Rp1.010, dengan volume saham diperdagangkan mencapai 25,18 juta lembar dalam 2.472 kali transaksi senilai Rp25,61 miliar.

Dalam sepekan ini, harga saham MEDC turun 0,99% atau Rp10 per lembar. Hal yang sama juga terjadi dalam sebulan terakhir; saham emiten ini terperosok 4,29% atau Rp45 per lembar. Dalam enam bulan, saham MEDC bahkan sudah turun 17,36% atau Rp210 per lembar

Dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (4/3), Ronald Gunawan, Direktur Utama PT Medco E & P Indonesia, menyampaikan penemuan hidrokarbon pada sumur eksplorasi West Kalabau-1 di Blok Rimau, Sumatera Selatan (Sumsel). Temuan itu hasil pengeboran Sumur West Kalabau-1 hingga kedalaman total sekitar 3.220 kaki.

"Pencapaian ini mencerminkan fokus berkelanjutan MedcoEnergi dalam menjalankan aktivitas eksplorasi dan produksi yang aman, efisien, dan bertanggung jawab. Kami akan bekerja sama dengan SKK Migas untuk mengevaluasi lebih lanjut potensi komersial dari penemuan ini,” katanya. (LK)