Saham merosot, BEI cermati SOSS

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti aktivitas perdagangan saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA), kemarin (5/6). Laju saham emiten ini dalam sebulan terakhir terus merosot tajam.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan informasi terkait aktivitas saham SOSS di luar kebiasaan itu guna melindungi investor.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan ada pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (6/3).
Menurut dia, otoritas pasar modal tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham SOSS terkait kondisi tersebut. Para investor diingatkan untuk memperhatikan jawaban SOSS atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja emiten tersebut dan keterbukaan informasinya, serta meninjau rencana corporate action SOSS apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Sebelum masuk dalam radar UMA, BEI pernah mensuspensi saham SOSS di pasar reguler dan pasar tunai pada 20 Oktober 2024 dan 31 Oktober-11 November 2024, serta diberikan status UMA pada 25 Oktober 2024.
Kemarin (5/3), harga saham SOSS ditutup melemah Rp22 menjadi Rp270. Volume saham diperdagangkan mencapai 35.700 lembar dalam 23 kali transaksi senilai Rp9,57 juta.
Dalam sepekan ini, saham SOSS terkoreksi 11,88%, atau Rp34, menjadi Rp270 per saham, sedangkan dalam sebulan, turun 48,08% atau Rp250. Dalam setahun, saham ini terperosok 41,81% atau Rp194. (LK)