FORU - PT. Fortune Indonesia Tbk

Rp 0

0 (0%)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan harga saham yang tak wajar (unusual market activity/UMA) dari tiga emiten di pasar  modal.

Dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (7/3), Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menyampaikan pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan ada pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal.

Tiga emiten dalam radar UMA antara lain, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) terkait kenaikan harga di luar kebiasaan, serta PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) karena penurunan harga tak lazim.

Hingga perdagangan pukul 11.30 WIB pada Jumat (7/3), harga saham ASPI naik 4,84% atau Rp12 menjadi Rp260. Dalam sepekan, harganya meroket 126,09% atau Rp145, dan dalam sebulan, melejit 116,67% atau Rp140.

Untuk IMJS, harga sahamnya naik 6,19% atau Rp12 menjadi Rp206 per saham. Dalam sepekan, sahamnya meroket 28,75% atau Rp46, dan dalam sebulan melesat 47,14% atau Rp66. 

Sementara itu, saham FORU merosot 24,62% atau Rp480 menjadi Rp1.470. Dalam sepekan, sahamnya terkoreksi 46,55% atau Rp1.280, dan dalam sebulan terjun 56,51% atau Rp1.190 per saham.

Yulinato Aji Sadono menyampaikan bahwa BEI mencermati perkembangan pola transaksi saham perusahaan tercatat. Investor diharapkan memperhatikan dan mencermati sejumlah hal, termasuk jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa, kinerja dan keterbukaan informasi dari masing-masing perusahaan tercatat, serta rencana aksi korporasi emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). (LK)