Saham meroket 365,28%, laba NAIK juga melonjak 34%

JAKARTA - PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), emiten solusi proteksi kebakaran, mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 134% year-on-year (yoy) menjadi Rp30,9 miliar pada tahun 2024.
NAIK membukukan pendapatan naik 66% yoy menjadi Rp207,17 miliar per akhir Desember 2024. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan tercatat naik 69% yoy menjadi Rp146 miliar.
Setelah dikurangi beban, laba kotor sepanjang 2024 naik 60% yoy menjadi Rp61,16 miliar. Selain itu, laba usaha NAIK juga meningkat 86% yoy menjadi Rp41,65 miliar, dari Rp22,4 miliar.
Dari segi posisi keuangan, total aset juga tumbuh 26,41% yoy menjadi Rp239,96 miliar pada akhir tahun 2024.
NAIK resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 November 2024, dan melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) 3,25 miliar saham dengan harga Rp107 per lembar kepada publik. Dengan jumlah tersebut, kapitalisasi pasar NAIK saat IPO mencapai Rp347,75 miliar.
Sejak melantai di bursa, harga saham NAIK telah melonjak sebesar 418,7% dari dari harga awal IPO, ditutup pada level Rp555 per lembar pada penutupan sesi II hari ini (10/3). Namun, pada perdagangan hari ini, harga saham NAIK terkoreksi 16,54%. (EF/ZH)