BEI buka suspensi FORU, saham naik 5,25% di awal sesi

JAKARTA - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) kembali memperdagangkan sahamnya pada Kamis (13/3) setelah disuspensi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin (12/3).
Pada pantauan perdagangan pada awal sesi pagi, saham FORU menguat 15,25% atau Rp180 menjadi Rp1.360 pada pukul 09:21 WIB. Saham emiten ini dibuka di level Rp1.210, dengan harga tertinggi mencapai Rp1.425 dan terendah di posisi Rp1.210 per saham.
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara transaksi saham FORU akibat penurunan harga yang cukup tajam. Saham emiten ini ditutup melemah Rp210 menjadi Rp1.180 pada Selasa (11/3), dengan volume saham diperjualbelikan mencapai 1,10 juta lembar dalam 1.068 kali transaksi senilai Rp1,35 miliar.
Dalam sepekan, saham FORU melorot 28,33% atau Rp510. Harga sahamnya juga terperosok 62,72% atau Rp2.170 per lembar dalam satu bulan terakhir, dan dalam enam bulan, harga saham FORU anjlok 70,57% atau Rp3.105.
Sehari sebelum suspensi perdagangan saham (11/3), FORU menyampaikan perubahan struktur kepemilikan saham. Karya Cipta Prima (KCP) memiliki 11,55% saham dari total 465,22 juta saham FORU, dan IMR Asia Holding memiliki 76,81%, turun dari sebelumnya 77,33%. (LK)