Laba CEKA meroket 111,58% di 2024

JAKARTA - Laba tahun berjalan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) melesat 111,58% pada 2024 dari tahun 2023.
Dalam Laporan Keuangan Tahun 2024 dipublikasikan Kamis (13/3), Erry Tjuatja, Presiden Direktur CEKA, menyampaikan perusahaan mencetak laba tahun berjalan sebesar Rp324,94 miliar, naik dari Rp153,57 miliar. Kenaikan laba tersebut seiring pertumbuhan pendapatan dan penghasilan lainnya.
Emiten ini membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp8 triliun, naik 26,27% year-on-year (yoy) dari Rp6,33 triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari penjualan di pasar domestik senilai Rp7,78 triliun, naik 27,89% dari Rp6,08 triliun, dan penjualan ekspor Rp217,79 miliar, tergerus 12,80% dari Rp249,78 miliar.
Produk yang dijual di pasar domestik yakni Crude Palm Oil (CPO), yang menghasilkan Rp4,19 triliun, naik dari Rp3,65 triliun, diikuti Palm Kernel Rp1,98 triliun, tumbuh dari Rp1,40 triliun; Tepung Rp732,32 miliar, naik dari Rp357,58 miliar; dan penjualan lainnya sebesar Rp873,84 miliar, meningkat dari Rp669,05 miliar.
Di pasar ekspor, produk Palm Kernel terjual dengan nilai Rp217,79 miliar, turun dari Rp239,29 miliar, sedangkan penjualan CPO nihil dari sebelumnya Rp10,48 miliar.
Sementara itu, margin laba kotor emiten ini tercatat 6,83% pada 2024, naik dari 5,44% di 2024. Laba usaha tercatat Rp390,983 miliar, tumbuh 109,04% dari Rp187,02 miliar, dan laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp412,74 miliar, melesat 110,79% dari Rp195,80 miliar. (LK)