INAF - PT. Indofarma Tbk

Rp 0

0 (0%)

JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) membeberkan progres penjualan asetnya untuk melunasi tunggakan gaji karyawan, mengingat hingga 10 Maret 2024, nilai total tunggakan naik menjadi Rp98,93 miliar.

"Saat ini masih proses penjualan aset tersebut, sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian perdamaian," tulis Yeliandriani, Direktur Utama INAF, dalam surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (14/3).

Lebih lanjut, Yeliandriani mengatakan Indofarma telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham, untuk mendivestasikan aset non-jaminan dan aset jaminan non-produksi perusahaan, dalam rangka membayar kewajiban karyawan.

"Hal ini sesuai dengan keputusan yang telah disetujui dan ditetapkan dalam RUPSLB tanggal 12 Desember 2024," katanya lewat surat kepada BEI, Jumat (14/3)

Yeliandriani menambahkan bahwa nilai total aset yang akan dilepas INAF mencapai Rp306,31 miliar, jauh lebih tinggi dari kewajiban yang harus dibayarkan.

Sebelumnya, total tunggakan gaji karyawan per 30 Juni 2024 mencapai Rp31,88 miliar, Rinciannya terdiri dari atas gaji sebesar Rp19,75 miliar, tunjangan kesejahteraan Rp6,14 miliar, dan tunjangan akhir tahun Rp5,99 miliar. (DH/ZH/KR)