SMIL - PT. Sarana Mitra Luas Tbk

Rp 416

+46 (+12,00%)

JAKARTA - Saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) kembali melandai hari ini, Selasa (18/3). Kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan periode sebelum PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan status unusual market activity (UMA) karena lonjakan saham yang tidak biasa, pekan lalu (14/3).

Dipantau pada awal sesi I, harga saham SMIL terkoreksi 7,41% atau Rp24 menjadi Rp300 per lembar pada pukul 10.50 WIB. Saham dibuka pada harga Rp326, dengan harga tertinggi mencapai Rp334, dan terendah Rp264 per saham.

Kemarin (17/3), saham emiten ini juga ditutup melemah Rp108 menjadi Rp324, dengan volume perdagangan 263,92 juta dalam 21.237 transaksi senilai Rp98,44 miliar. Dalam sepekan terakhir, saham SMIL terkoreksi 2,60% atau Rp8 menjadi Rp300 per lembar. 

Berbeda halnya dengan periode sebulan lalu, ketika saham emiten ini naik 21,95% atau Rp54, bahkan melesat 40,57% atau Rp86 dalam enam bulan terakhir. Saham ini juga meroket 79,52% atau Rp130 dalam setahun ini.

Sebelumnya, BEI berulangkali mengingatkan investor perihal pergerakan tak wajar harga saham emiten ini yakni, pada 17 Oktober 2024, serta 15 dan 30 Januari 2025.

Dikutip dalam keterbukaan informasi, Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menyampaikan tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham SMIL.

Para investor diingatkan agar mengamati sejumlah hal antara lain, jawaban SMIL atas permintaan konfirmasi dari bursa serta kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya. Investor juga diimbau untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi apabila rencana tersebut belum mendapat persetujuan pemegang saham. (LK/ZH)