BUMI - PT. Bumi Resources Tbk

Rp 93

+3 (+3,00%)

JAKARTA – Transaksi investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3), kembali mencatatkan net sell. Jika di hari bursa sebelumnya transaksi asing mencatatkan net buy 187,39 juta lembar, berbalik menjadi net sell 78,92 juta lembar hari ini.

Volume transaksi asing hari ini meroket dibandingkan hari bursa sebelumnya (20/3), di mana volume jual maupun belinya berada di bawah 4 miliar lembar.

Total volume pembelian saham oleh investor asing (foreign buy) tercatat 9,36 miliar lembar. Dengan volume penjualan (foreign sell) sebesar 9,44 miliar lembar, investor asing hari ini mencatatkan net sell 78,92 juta lembar saham.

Saham PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) jadi penyumbang terbesar dalam transaksi asing hari ini, dengan volume beli mencapai 4,71 miliar lembar dan volume jual 4,22 miliar lembar atau lebih dari 50% dari total transaksi asing. Saham emiten layanan digital ini pun meraih net buy 486,60 juta lembar.

Di posisi kedua, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan net buy 176,44 juta lembar. Investor asing membeli 302,28 juta lembar dan menjual 125,83 juta lembar saham BUMI.

Saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menyusul dengan net buy 40,53 juta lembar. Volume beli asing di emiten energi terbarukan ini mencapai 41,61 juta lembar, sedangkan volume jualnya hanya 1,07 juta lembar saja.

Perusahaan minimarket PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan perusahaan gas alam PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) menutup daftar top buy dengan net buy masing-masing sekitar 34 juta lembar.

Volume beli asing di saham AMRT mencapai 186,96 juta lembar, dengan volume jual 152,58 juta lembar. Sementara itu, volume beli asing di saham PGAS hampir 171 juta, dengan volume jual 136,70 juta lembar.

Anak usaha BUMI di bidang pertambangan mineral, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), menempati urutan pertama daftar top sell dengan net sell 188,95 juta lembar. Volume beli BRMS cukup tinggi di angka 506,98 juta, tapi volume jualnya mencapai 695,94 juta lembar.

Tiga saham emiten perbankan menyusul: BBCA (net sell 165,52 juta), BBNI (133,33 juta), dan BMRI (115,33 juta).

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dibeli asing sebanyak 161 juta, tapi dijual lebih dari 326,53 juta lembar. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) lalu mencatatkan pembelian hampir 69 juta lembar dan penjualan 202,32 juta lembar. Di saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), investor asing membeli sekitar 186,17 juta lembar, tapi juga menjual sekitar 301,39 juta lembar.

Di posisi terbawah, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menutup daftar top sell dengan net sell 42,75 juta lembar, setelah asing memborong 44,18 juta lembar dan melepas hampir 87 juta lembar. (KD/KR)

Berita investasi asing dapat dibaca di IDNFinancials.com!