TMAS - PT. Temas Tbk

Rp 127

-4 (-3,00%)

JAKARTA - Emiten pelayaran peti kemas, PT Temas Tbk (TMAS), optimis dapat mencatatkan laba bersih sebesar Rp900 miliar pada tahun buku 2025, meski kinerja perusahaan sepanjang 2024 mengalami koreksi.

Ricky Effendi, Direktur Utama TMAS, menyatakan bahwa target ini didukung oleh proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar 5–10% year-on-year (yoy) mencapai Rp4,8–5 triliun pada 2025.

Sementara itu, untuk 2025, TMAS mengalokasikan belanja modal (capex) sekitar Rp3 triliun, yang akan digunakan untuk pengadaan armada baru, perlengkapan, serta pengembangan peralatan bagi perusahaan dan entitas anaknya.

"Jika melihat belanja modal (capex) yang kami alokasikan, target laba bersih kami berada di kisaran Rp900 miliar," ujar Ricky dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 di Jakarta, Senin (24/3).

Berdasarkan laporan keuangan 2024, TMAS mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp673,36 miliar, turun 13,96% dibandingkan laba tahun sebelumnya Rp782,61 miliar.

Penurunan laba ini terjadi meskipun pendapatan TMAS naik 0,9% menjadi Rp4,34 triliun dari Rp4,30 triliun pada 2023.

Menurut Ricky, pelemahan laba bersih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang merupakan komponen utama dalam biaya operasional kapal.

"Meski demikian, kami tetap optimis menghadapi tahun ini dengan berbagai strategi yang telah disiapkan," katanya. (DK/ZH)