ACST - PT. Acset Indonusa Tbk

Rp 78

-8 (-9,00%)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau khusus perdagangan saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) terkait defisiensi modal pada Laporan Keuangan Tahun 2024.

Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Pengawasan, Litigasi, dan Penegakan Hukum (PLP) BEI, menyampaikan pemantauan mulai efektif pada (27/3). "Kriteria efek dalam pemantauan khusus yakni memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir," katanya dalam keterbukaan informasi, Rabu (26/3).

ACST mencatatkan defisiensi ekuitas Rp140,99 miliar pada 2024, turun 135,59% dari tahun 2023 yang mencatatkan ekuitas Rp396,05 miliar. Pendapatan naik 35,03% menjadi Rp3,17 triliun dari Rp2,34 triliun, namun rugi naik 112,59% menjadi Rp547,32 miliar dari Rp270,14 miliar.

Saham emiten ini naik 13,16% atau Rp10 menjadi Rp86 pada penutupan perdagangan Rabu (26/3). Harga dibuka di level Rp76, yang sekaligus merupakan harga terendah sepanjang hari, sementara harga tertingginya mencapai Rp94 per lembar. (LK)