PWON - PT. Pakuwon Jati Tbk

Rp 340

-8 (-2,00%)

JAKARTA – Transaksi investor asing di Bursa Efek Indonesia, Rabu (26/3), ditutup dengan net buy. Jika di hari bursa sebelumnya transaksi asing net buy 77,12 juta lembar, hari ini naik signifikan ke 383,21 juta lembar.

Volume transaksi asing hari ini hampir dua kali lipat dibandingkan hari bursa sebelumnya (25/3), sekitar 3 miliar lembar saja. Hari ini, total volume pembelian saham oleh investor asing (foreign buy) tercatat 5,64 miliar lembar. Dengan volume penjualan (foreign sell) sebesar 5,26 miliar lembar, investor asing hari ini pun mencatat net buy 383,21 juta lembar saham.

Empat dari lima saham yang masuk ke daftar top buy hari ini merupakan saham emiten perbankan. Saham dua bank nasional, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), merupakan top two dengan net buy 142,18 juta BMRI dan 115,07 juta BBRI.

Volume beli asing BMRI mencapai 448,37 juta lembar, dengan 306,19 juta saham dijual. Sementara itu, para investor asing BBRI membeli 326,62 juta dan menjual 211,55 juta lembar.

Saham bank swasta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan net buy 90,41 juta lembar, setelah asing membeli 228,58 juta dan menjual 138,16 juta sahamnya.

PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebenarnya merupakan saham yang paling banyak diperjualbelikan asing hari ini, dengan volume beli 2,87 miliar dan volume jual 2,81 juta. Namun, GOTO hanya net buy sekitar 60 juta lembar.

Terakhir, bank nasional lainnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menutup daftar ini dengan net buy sekitar 55 juta, imbas dari pembelian 90,79 juta dan penjualan 35,82 juta sahamnya.

Sementara itu, saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), sebuah penyedia platform e-commerce, menjadi saham dengan net sell terbesar hari ini, di angka 322,99 juta lembar. Para investor asing hanya membeli 76,02 juta saham BUKA, tapi menjual hampir 400 juta lembar.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyusul dengan selisih cukup jauh karena net sell sebesar 45,73 juta lembar saja. Sebanyak 102,48 juta saham emiten pertambangan mineral ini dijual, sedangkan 56,75 juta sahamnya dibeli. Selanjutnya, volume beli asing PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dicatat sebesar 35,08 juta dan volume jualnya 71,12 juta. Emiten pengembang real estate ini pun mendapat net sell sekitar 36 juta lembar.

Dua saham terbawah daftar top sell adalah perusahaan investasi tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dengan 21,62 juta dan perusahaan keuangan PT Panin Financial Tbk (PNLF) dengan 17,61 juta. Para investor asing PSAB menjual 31,45 juta saham, sedangkan investor asing PNLF menjual sekitar 25 juta lembar. (KD)

Pantau berita investasi asing terbaru di IDNFinanacials.com!