TRJA - PT. Transkon Jaya Tbk

Rp 146

+4 (+3,00%)

JAKARTA - Meski pendapatan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) melandai 1,51%, namun laba emiten ini justeru meroket 216,20% pada 2024 dibandingkan tahun 2023.

Laporan Keuangan Tahun 2024 dikutip Rabu (2/4), Kim Joonseok, Direktur Utama TRJA menyampaikan pendapatan perusahaan turun menjadi Rp595,27 miliar dari Rp604,41 miliar. Segmen pendapatan yang menyumbang pertumbuhan pendapatan dari Jasa Alih Daya, sementara kinerja segmen lainnya terkoreksi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan dari Sewa Kendaraan melandai 3,32% menjadi Rp510,75 miliar dari Rp528,30 miliar, diikuti Barang Elektronik, Suku Cadang, dan Barang Habis Pakai turun 14,16% menjadi Rp4,74 miliar dari Rp5,52 miliar, Penyedia Layanan Internet merosot 22,31% menjadi Rp4,09 miliar dari Rp5,26 miliar. Sementara, segmen Jasa Alih Daya naik 15,86% menjadi Rp75,68 miliar dari Rp65,31 miliar.

Kontributor pendapatan di atas 10% total pendapatan TRJA dari PT Pamapersada Nusantara Rp97,9 miliar, naik dari Rp78,73 miliar dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama Rp87,95 miliar, melandai dari Rp89,44 miliar.

Laba kotor emiten ini naik 8,03% menjadi Rp141,13 miliar dari Rp130,64 miliar dan margin laba kotor 23,70%, lebih tinggi dari margin laba kotor 21,61% pada tahun 2023. Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan Rp46,88 miliar, melesat 174,02% dari Rp17,10 miliar.

Total aset melandai 21,64% menjadi Rp871,49 miliar, dari Rp1,11 triliun, total liabilitas turun 35,81% menjadi Rp486,07 miliar dari Rp757,31 miliar, dan total ekuitas naik 8,57% menjadi Rp385,41 miliar dari Rp354,97 miliar. (LK)