KLBF - PT. Kalbe Farma Tbk

Rp 1.135

+35 (+3,00%)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berpotensi membagikan dividen sebesar 45%-55% dari laba bersih tahun 2024 yang tercatat mencapai Rp3,24 triliun.

Kalbe Farma mencatat pertumbuhan laba bersih 17,13% year-on-year (yoy) dari Rp2,76 triliun menjadi Rp3,24 triliun pada 2024.

Dengan rasio tersebut, total dividen yang dibagikan berpotensi mencapai Rp1,45 triliun hingga Rp1,78 triliun. Jika melihat berdasarkan laba per saham yang diperkirakan mencapai Rp70,16 per lembar, maka dividen pada 2024 berkisar Rp31,57 hingga Rp38,58 per lembar.

"Kami terus berkomitmen untuk memberikan dividen yang konsisten dan menarik bagi para pemegang saham, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka," Kata Presiden Direktur KLBF, Irawati Setiady, dalam keterangan resminya, Selasa (1/4).

Irawati juga menjelaskan bahwa pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh kinerja yang kuat di beberapa segmen utama perusahaan, yaitu Obat Resep, Produk Kesehatan, serta Distribusi dan Logistik.

“Efisiensi operasional dan penurunan harga bahan baku juga membantu meningkatkan margin laba kotor kami menjadi 39,7%,” katanya.

Kalbe Farma menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih per saham masing-masing sebesar 8% hingga 10% di 2025. "Kami akan terus fokus pada efisiensi operasional melalui digitalisasi dan strategi pengelolaan harga yang selektif, guna menjaga daya beli konsumen yang berfluktuasi," kata Irawati. (DK)