BBRI - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Rp 4.050

+50 (+1,00%)

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp51,74 triliun kepada pemegang saham, sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (24/3).

Pembagian dividen ini merupakan 85% dari laba bersih konsolidasi tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp60,64 triliun, mengalami kenaikan tipis 0,36% year-on-year (yoy).

Nilai dividen tersebut setara dengan Rp343,4 per saham, termasuk dividen interim yang telah didistribusikan sebelumnya pada 15 Januari 2025 sebesar Rp135 per saham atau senilai total Rp20,34 triliun. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan mencapai Rp208,4 per saham atau sebesar Rp31,4 triliun.

Dividen tunai ini akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 14 April 2025. Bagi pemegang saham yang tercatat dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen akan dilakukan melalui Rekening Dana Nasabah (RDN) pada 23 April 2025. Bukti pembayaran dividen akan disampaikan oleh KSEI kepada pemegang saham melalui perusahaan efek dan/atau bank kustodian.

Sementara itu, pemegang saham yang tidak tercatat dalam penitipan kolektif KSEI (pemegang saham warkat) akan menerima pembayaran dividen langsung ke rekening pribadi masing-masing. Dividen untuk Negara Republik Indonesia sebagai pemegang saham utama akan disalurkan sesuai instruksi Menteri BUMN.

Berikut ini jadwal lengkap pembagian dividen BBRI tahun buku 2024:

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 10 April 2025
  • Cum dividen pasar tunai: 14 April 2025
  • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 11 April 2025
  • Ex dividen pasar tunai: 15 April 2025
  • Daftar pemegang saham yang berhak dividen (recording date) : 14 April 2025
  • Tanggal pembayaran dividen: 23 April 2025

Pada penutupan perdagangan Kamis (27/3), harga saham BBRI naik 1,25% atau +50 poin ke level Rp4.050 per saham. Sementara, harga sahamnya melonjak 10.35% dalam sebulan terakhir. (EF)