Pendapatan SGER tumbuh, tapi laba turun 4,25%

JAKARTA - PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) membukukan pertumbuhan pendapatan 18,89%, namun labanya melandai 4,25% pada 2024 dari tahun 2023. Penurunan laba dipengaruhi kenaikan beban umum dan administrasi, termasuk beban keuangan.
Mengutip Laporan Keuangan Tahun 2025 pada Rabu (2/4), Welly Thomas, Direktur Utama SGER menyampaikan pendapatan tercatat Rp14,76 triliun, naik dari Rp12,31 triliun, laba kotor melandai menjadi Rp1,02 triliun dari Rp1,05 triliun, dan margin laba kotor 6,97%, turun dari margin laba kotor tahun sebelumnya di level 8,59%.
Pendapatan SGER terbanyak dari komoditi Batu Bara sebesar Rp14,20 triliun, naik dari Rp12,21 triliun, Nikel Rp474,21 miliar, melonjak dari Rp85,81 miliar, Produk Kelapa Sawit Rp43,63 miliar, Pasir Silika dan Debu Granit Rp30,49 miliar, dan Solar Rp2,71 miliar masing-masing naik dari sebelumnya nihil, dan Kontraktor Rp2,33 miliar merosot dari Rp9,40 miliar.
Pelanggan dengan kontribusi di atas 10% yakni, Viet Phat Import Trading Investment JSC Rp2,97 triliun dan Vietnam Ocean Shipping Join Stock Rp1,97 triliun.
Emiten ini mencetak laba sebelum pajak penghasilan Rp810,94 miliar, melandai 3,56% dari Rp840,91 miliar dan laba yang diatribusikan ke entitas induk Rp658,69 miliar tergerus dari Rp687,94 miliar. (LK)