Laba ARCI turun 28,22% sepanjang 2024

JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), emiten tambang emas milik konglomerat Peter Sondakh, mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 28,22% year-on-year (yoy) pada 2024 menjadi US$10,45 juta, dari US$14,56 juta di 2023.
Dengan asumsi kurs Rp16.155 per dolar AS, laba bersih ARCI pada 2024 setara dengan Rp168,94 miliar.
Meskipun laba bersihnya turun, pendapatan ARCI tumbuh 15,21% menjadi US$287,61 juta pada 2024, dari US$249,63 juta pada 2023.
Berdasarkan laporan keuangan ARCI pada 2024, Kamis (3/4), seluruh pendapatan ARCI berasal dari pasar domestik, tanpa kontribusi dari pelanggan luar negeri seperti yang tercatat pada tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, ketiga pembeli utama emas ARCI pada 2024 adalah PT Swanim Murni Mulia (US$139,61 juta), PT Untung Bersama Sejahtera (US$74,66 juta), dan PT Indo Prosperity International (US$37,2 juta). (DK/KR)