MBMA - PT. Merdeka Battery Materials Tbk

Rp 300

-2 (-1,00%)

JAKARTA - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengumumkan penjualan perdana 6.500 metrik ton nikel dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) yang diproduksi oleh PT ESG New Energy Material (ESG).

Pengiriman ini jadi langkah penting bagi MBMA dalam memperkuat posisinya, sebagai pemasok utama bahan baku industri baterai kendaraan listrik di pasar global.

ESG merupakan perusahaan patungan MBMA dengan GEM Co., Ltd (GEM) yang memperoleh izin usaha industri (IUI) pada Februari 2025. Perusahaan ini melakukan pengiriman pertama pada Maret 2025.

Teddy Oetomo, Presiden Direktur MBMA, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam strategi bisnis perusahaan.

“Keberhasilan penjualan perdana MHP mencerminkan kemampuan kami dalam menyelesaikan proyek sesuai jadwal dan mengirimkan bahan baku berkualitas tinggi ke pasar global,” katanya, dalam keterangan resmi, Kamis (3/4).

Untuk memastikan pasokan bahan baku yang berkelanjutan dan efisien, kata Teddy, tambang PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) milik anak usaha MBMA, akan memasok bijih limonit bagi ESG.

Selain itu, pembangunan fasilitas Feed Preparation Plant (FPP) di Tambang SCM disebut berjalan sesuai jadwal, guna mendukung transportasi bahan baku ke pabrik ESG di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mulai pada kuartal II-2025. (DK/KR)