JAKARTA – Pemerintah China, Jepang, dan Korea Selatan akan memperkuat kerja sama trilateral untuk saling melengkapi rantai pasokan, dalam menghadapi tarif resiprokal yang dikenakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Kerja sama itu merupakan pertemuan lanjutan yang dilakukan oleh China, Jepang, dan Korea Selatan pekan lalu.

Dalam pertemuan itu, akun Yuyuan Tantian di Weibo yang terafiliasi dengan China Central Television, menyebut Jepang dan Korea Selatan tengah berupaya mengimpor bahan baku semikonduktor dari China. Sementara China juga disebut berminat membeli chip dari Jepang dan Korea Selatan.

Menteri Perdagangan Jepang, Yoji Muto, mengonfirmasi adanya pertemuan menteri perdagangan pada pekan kemarin, lewat konferensi pers Selasa (1/3) kemarin. Yoji mengaku ketiga pihak sepakat mempercepat Free Trade Agreement (FTA), untuk meningkatkan perdagangan regional dan global.

Sementara juru bicara Menteri Perdagangan Korea Selatan, mengaku ketiga negara telah bertukar pandangan terhadap kondisi perdagangan global. “Mereka saling memahami apa saja yang dibutuhkan untuk melanjutkan kerja sama ekonomi dan perdagangan,” jelasnya, dikutip Reuters.

Seperti diberitakan IDNFinancials.com sebelumnya, AS telah mengumumkan tarif resiprokal kepada 54 negara mitra dagangnya pada Rabu (2/4) kemarin. AS mengenakan tarif sebesar 34% kepada produk yang diimpor dari China. Kemudian Jepang kena tarif 24% dan Korea Selatan 25%.

Sebagai catatan, ketiga negara tersebut adalah mitra dagang utama AS. Dalam beberapa tahun terakhir, ketiga negara ini memang sempat berselisih terkait masalah sengketa teritorial hingga pembuangan limbah. (KR)