Beban naik, BJTM catat penurunan laba 23,98% per Februari 2025

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) mencatatkan penurunan kinerja pada dua bulan pertama tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per Februari 2025, BJTM mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp142,96 miliar, turun sekitar 23,98% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Penurunan laba BJTM diakibatkan lonjakan beban operasional 33,47% menjadi sebesar Rp727,04 miliar. Salah satu beban yang mengalami kenaikan signifikan adalah beban impairment yang mencapai Rp275,35 miliar.
Namun BJTM masih mampu mencetak pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar Rp908,97 miliar di periode ini, naik 14,87% dari periode yang sama tahun lalu. Sementara penyaluran kredit meningkat 17,74% mencapai Rp65,52 triliun, dari Rp55,65 triliun pada 2M 2024.
Dari sisi likuiditas, BJTM mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp79,87 triliun, turun 0,94% dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp80,63 triliun.
Menurut data IDNFinancials, harga saham BJTM ini telah melorot hingga 7,41% secara year-to-date menjadi Rp500 per lembar hingga 27 Maret 2025. (DH/KR)