MDIY - PT. Daya Intiguna Yasa Tbk

Rp 1.320

0 (0%)

JAKARTA – Emiten retail khusus peralatan rumah tangga mendulang kinerja yang positif di 2024. Beberapa di antaranyatermasuk emiten pengelola jaringan retail AZKO PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan emiten pengelola MR. DIY PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY).

Setelah mengganti nama perusahaan dan jenama jaringan retailnya dari Ace Hardware menjadi AZKO tahun lalu, laba bersih ACES masih mampu tumbuh double-digit hingga 15,8% year-on-year (yoy) menjadi Rp892 miliar pada 2024.

Didukung oleh penjualan ACES yang naik 12,6% menyentuh level Rp8,6 triliun, margin laba bersih ACES tercatat di level 10% per Desember 2024.

Di sisi lain, pertumbuhan kinerja MDIY melesat jauh, dengan pendapatan yang melonjak 73,9% menjadi Rp6,8 triliun dan laba bersih meroket 205,6% menjadi Rp1,1 triliun pada 2024. Hal ini membawa margin laba bersihnya juga melambung ke 15,9%.

Sebagai pengelola jaringan retail, keduanya mengandalkan ekspansi gerai untuk mendorong pertumbuhan. ACES membuka 20 gerai baru di 2024, mengutamakan ekspansi ke luar Pulau Jawa (8 toko) dibandingkan Jakarta (7 toko) dan Pulau Jawa non-Jakarta (5 toko), sehingga jumlah gerai AZKO kini mencapai 245 toko.

Namun, strategi ekspansi MDIY lebih masif dengan pembukaan 270 toko baru di seluruh Indonesia pada 2024. Total toko MR. DIY yang beroperasi kini mencapai 961 outlet per Desember 2024.

Di sisi lain, same-store sales growth (SSSG) MDIY hanya menyentuh 5% di 2024, sementara SSSG ACES mampu melaju hingga 8,8%.

Terlepas dari kinerja toko, ke depannya, strategi ekspansi gerai pun masih menjadi pilihan ACES dan MDIY demi keberlanjutan pertumbuhan.

“Pada tahun 2025, MR. DIY Indonesia berencana melanjutkan ekspansi jumlah toko yang pesat seperti pada tahun 2024, sekaligus meningkatkan pengalaman berbelanja bagi pelanggan,” ujar manajemen MDIY dalam keterangan resminya Maret lalu (25/3).

Di sisi lain, ACES menyampaikan bahwa perseroan akan fokus pada pembukaan gerai di luar Pulau Jawa. “Dari segi profitabilitas, gerai di luar Pulau Jawa memiliki marjin yang lebih tinggi,” aku manajemen ACES di keterbukaan informasi bursa, Rabu (2/4).

Perlu diketahui, selain gerai fisik, ACES juga memiliki platform e-commerce ruparupa, yang menyumbang 8% dari total penjualan pada 2024.

Sementara itu harga saham ACES ambles 33,77% dari posisi awal tahun, ditutup di level Rp500 pekan lalu (27/3). Harga saham MDIY juga turun 23,7% ke level Rp1.320, secara year-to-date (ytd).

Hingga Desember 2024, dengan market cap Rp8,6 triliun, ACES kalah jauh dengan pendatang baru MDIY, yang market cap-nya menembus level Rp33,3 triliun. Namun Price-to-Book Value (PBV) ACES hanya 1,32, lebih rendah dari MDIY yang berada di level 10,86. (ZH/KR)