Garibaldi Thohir siapkan capex ADRO US$525 juta

JAKARTA - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) maksimum US$525 juta pada 2025. Bila alokasi capex itu terserap habis tahun ini, maka realisasinya lebih tinggi 2,14% dari capex tahun lalu.
Garibaldi Thohir, Direktur Utama ADRO, menyampaikan perusahaan menyiapkan belanja modal sekitar US$475 juta-US$525 juta untuk tahun 2025. "Termasuk investasi ekuitas pada sejumlah proyek terkait kawasan industri di Kalimantan Utara," katanya dalam keterbukaan informasi Jumat (4/4).
Alokasi maksimum capex tahun ini lebih tinggi dari tahun 2024 sebanyak US$514 juta, yang dialokasikan untuk investasi alat berat, infrastruktur, dan smelter aluminium. Sementara itu alokasi belanja modal ADRO pada 2023 hanya sebesar US$379 juta.
Selain itu, ADRO menargetkan volume penjualan batu bara metalurgi mencapai 5,6 sampai 6,1 juta ton dari PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada tahun ini, dengan nisbah kupas 3,3 kali.
ADRO membukukan pendapatan usaha US$2,07 miliar pada 2024, turun 3% dari US$2,13 miliar pada 2023. Laba kotornya turun 5% menjadi US$874 juta. Laba usaha tergerus 7% menjadi US$711 juta, serta laba intinya turun 2% menjadi US$648 juta. (LK)