
Trimegah jual 100 juta saham ENRG
13 Mar 2025 14:50
Trimegah menjual 100 jual saham ENRG, porsi saham sekarang jadi 17.21%.
13 Mar 2025 14:50
Trimegah menjual 100 jual saham ENRG, porsi saham sekarang jadi 17.21%.
12 Mar 2025 10:07
FWCT catat pertumbuhan penjualan dan laba bersih di sepanjang 2024.
10 Mar 2025 15:36
First Fortuna menjual sahamnya berulang kali pada pekan lalu (7/3).
08 Nov 2024 09:10
PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT), produsen kayu lapis yang didirikan sejak 2017, mengumumkan rencana pembagian dividen interim sebesar Rp3 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp5,63 miliar.
21 Oct 2024 15:11
PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT), produsen industri kayu lapis (plywood), telah menerima fasilitas pembiayaan dari Indonesia Eximbank berupa kredit modal kerja ekspor.
02 Oct 2024 18:46
Pemegang saham pengendali PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT), yaitu PT Fortuna Anugrah Sumber Terpadu, memutuskan untuk menambah saham pada Jumat (27/9). Sebelumnya, investor ini sudah mengendalikan sekitar 57,34% saham di emiten yang bergerak di industri kayu lapis tersebut, tapi pembelian terbaru ini membuat kepemilikannya naik menjadi 60,8%. PT Lotus Andalan Sekuritas ditunjuk untuk memfasilitasi transaksi ini.
01 Apr 2024 18:05
Pada awal pekan (1/4), saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) menguat 22,06% menempati puncak Top Gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham emiten ini naik Rp15 menjadi Rp83 dari harga penutupan Rp68 per saham pada akhir pekan (28/3).
20 Feb 2024 12:33
PT Kreasi Jasa Persada baru saja membeli 342.925.700 lembar saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melalui PT Henan Putihrai Sekuritas, pada Jumat (16/2). Belanja tersebut menghadiahkan kendali sebesar 34% atas emiten pertambangan dan infrastruktur migas tersebut. Sebaliknya, pemegang saham pengendali PTRO, PT Caraka Reksa Optima, justru menjual saham dengan volume yang sama, sehinggi kepemilikannya pun turun dari 68,9% ke 34,9%.
16 Feb 2024 10:15
Selasa (13/2), investor asing First Fortuna Holdings Pte menjadi pemegang saham baru di PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT). Sekitar 452,25 juta lembar saham diborong oleh investor asal negeri Singa ini, yang lalu menghadiahkannya kendali atas 24,12% saham di perusahaan kayu lapis tersebut. Transaksi pembelian saham ini dilakukan oleh First Fortuna melalui PT BCA Sekuritas.