
Nunggak bayar biaya pencatatan, BEI suspensi 61 emiten ini
2 bulan yang lalu
Tujuh emiten disuspensi mulai sesi pertama hari ini karena belum membayar biaya tahunan ke BEI.
2 bulan yang lalu
Tujuh emiten disuspensi mulai sesi pertama hari ini karena belum membayar biaya tahunan ke BEI.
3 bulan yang lalu
Kinerja saham 5 emiten ini menempati posisi Top Gainers sepanjang Desember 2024.
5 bulan yang lalu
Kamis (7/11), lebih dari 400,17 juta lembar saham PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berpindah tangan dari PT Panin Sekuritas Tbk ke PT Honoris Corporindo Pratama. Melalui transaksi tersebut, Honoris Corporindo berhasil meningkatkan kepemilikannya dari 10,17% menjadi 13,36%, sedangkan Panin Sekuritas mencatat penurunan saham dari 18,48% ke 15,29%. Selain itu, investor individu MDLN lainnya, Haiyanto, juga tampak menambah porsi saham di perusahaan pengembang properti ini sebanyak 9 juta lembar, dengan kepemilikan akhir sebesar 9,72%.
10 bulan yang lalu
Petunjuk pasar kali ini diawali dengan penjualan 569,99 juta saham perusahaan pengembang properti PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) oleh BP2S SG/BNP Paribas Singapore Branch Wealth Management. Imbasnya, investor asing ini mencatat penurunan porsi saham dari 14,03% ke 9,88% pada Rabu (12/6).
setahun yang lalu
Pada Rabu (31/1), PT Mitra Agro Dharma Unggul mengawali daftar penjualan saham dengan melepas 687 juta lembar saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), sebuah perusahaan di bidang pengolahan minyak sawit. Transaksi ini menyisakan persentase kepemilikan Mitra Agro menjadi 46,94% dari yang sebelumnya di 49,83%. Penjualan saham selanjutnya dilakukan oleh investor asing UOB Kay Hian Private Limited yang menjual 21,40 juta lembar saham perusahaan budidaya udang terpadu PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO). GOTO Peopleverse Fund lalu menjual 19,36 juta lembar saham perusahaan digital PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
setahun yang lalu
Jajaran komisaris dan direksi perusahaan jasa konsultan pariwisata PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) terlihat memborong saham PANR pada Jumat (19/1). Komisaris Dharmayanto Tirtawisata membeli 69,24 juta lembar saham PANR, diikuti oleh komisaris utama Satrijanto Tirtawisata dengan pembelian 14,65 juta lembar. Tidak hanya itu, direktur utama dan wakil direktur utama, yaitu Budijanto Tirtawisata dan Ramajanto Tirtawisata, melanjutkan pembelian saham PANR masing-masing sebesar 11,71 juta lembar dan 11,32 juta lembar. Di sisi lain, PT Panorama Tirta Anugerah mengalami perubahan persentase kepemilikan saham PANR akibat absennya dari right issue, dengan porsi yang kini turun dari 47,38% menjadi 44,68%.
setahun yang lalu
Beberapa investor besar PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) masih terus mengalami penurunan persentase kepemilikan saham akibat aksi korporasi right issue yang dilakukan perusahaan konsultan pariwisata tersebut.