
INCO alokasikan capex Rp1,46 triliun dari hasil rights issue
11 Jun 2024 10:16
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengalokasikan 79,34% atau Rp 1,46 triliun dari total hasil rights issue 603,4 juta saham pada dua pekan mendatang (24/6).
11 Jun 2024 10:16
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengalokasikan 79,34% atau Rp 1,46 triliun dari total hasil rights issue 603,4 juta saham pada dua pekan mendatang (24/6).
06 Jun 2024 16:25
Kini ikut meramaikan pembangunan di sekitar IKN, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) bersiap memulai proyek terbarunya di Balikpapan, yaitu sebuah hotel.
04 Jun 2024 10:25
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), emiten di sektor transportasi dan logistik, telah menyalurkan suntikan modal sebesar Rp2,2 miliar untuk salah satu anak usahanya yang bergerak di bidang logistik, yaitu PT Adi Sarana Logistik.
31 May 2024 09:05
PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR), produsen listrik independen yang beroperasi paling lama di Indonesia, akan membagikan dividen final sebesar US$43,12 juta atau Rp43,91 per saham.
22 May 2024 13:42
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dan anak usahanya, PT Mitra Pinasthika Mulia, akan merambah suporting lini bisnis kendaraan listrik.
20 May 2024 10:30
PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA), emiten perdagangan dan distribusi produk konsumer, akan membagikan dividen final sejumlah Rp286,57 miliar atau Rp312 per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2023.
14 May 2024 13:27
Penjualan kendaraan bermotor per April 2024, turun 34,91% dari Maret 2024, yang mana kendaraan PT Astra International Tbk (ASII) masih menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia.
11 May 2024 17:15
Edisi ke-22 Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) secara resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, kemarin (10/5).
08 May 2024 14:35
Menghadapi lesunya industri batu bara yang berdampak negatif terhadap kinerjanya, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) menyiapkan rencana untuk meningkatkan status pelabuhannya dari terminal khusus batu bara menjadi Badan Usaha Pelabuhan.
08 May 2024 14:03
PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) mencatatkan penurunan pendapatan yang signifikan di Q1 2024 di top-line, hingga 42,3% year-on-year (yoy), akibat melemahnya industri batu bara.