
Pemegang saham repo 55 juta saham IMAS dengan harga miring
22 Nov 2024 14:23
PT Sejahtera Raya Perkasa (SRP), pemegang saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), telah menjual sebanyak 55 juta lembar saham IMAS dengan tujuan Reverse Repo.
22 Nov 2024 14:23
PT Sejahtera Raya Perkasa (SRP), pemegang saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), telah menjual sebanyak 55 juta lembar saham IMAS dengan tujuan Reverse Repo.
22 Nov 2024 09:19
Salah satu unit bisnis jasa logistik yang dimiliki oleh PT Lautan Luas Tbk (LTLS) yaitu PT Cipta Mapan Logistik (CML), telah memperoleh fasilitas pembiayaan sebesar Rp40 miliar dari perusahaan afiliasi.
21 Nov 2024 15:55
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) akan melelang tanah dan bangunan milik PT Dafam Mambo International (DMAM), anak usaha PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) senilai Rp72,71 miliar.
21 Nov 2024 11:02
Setelah keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menetapkan BI-rate tetap di level 6,00% kemarin (20/11), nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tergelincir menjadi Rp15.945 pada pukul 10.30 WIB hari ini (21/11).
21 Nov 2024 10:45
PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), emiten penyedia jasa dan fasilitas untuk industri migas, mencetak laba bersih sebesar US$18,46 juta pada sembilan bulan pertama (9M) 2024.
21 Nov 2024 09:34
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tawarkan Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah I Tahap III 2024 senilai total Rp3,5 triliun pada Kamis (21/11)
20 Nov 2024 16:08
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I 2024 senilai Rp900 miliar mulai Rabu-Kamis (20-21/11).
20 Nov 2024 15:48
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) akan ekspansi pasar dengan membangun filling station gas di Sulawesi pada 2025
20 Nov 2024 14:06
PT Indika Energy Tbk (INDY) masih terseok-seok dalam proses ekspansi segmen non-batu baranya hingga September (9M) 2024.
20 Nov 2024 11:59
PT Indika Energy Tbk (INDY) mengaku kinerjanya di akhir tahun 2024 tidak akan segemilang tahun lalu, terutama setelah divestasi pertambangan batu baranya, PT Multi Tambang Jaya Utama (MUTU), yang rampung pada Februari lalu.