
IBST rugi Rp1,85 triliun di 2024
04 Apr 2025 08:03
IBST mencatat kerugian Rp1,85 triliun, akibat penurunan pendapatan 22,28% pada 2024.
04 Apr 2025 08:03
IBST mencatat kerugian Rp1,85 triliun, akibat penurunan pendapatan 22,28% pada 2024.
02 Jan 2024 12:16
Kelompok usaha Prayogo Pangestu meraih persentase kenaikan tertinggi market capitalization (market cap) dalam konstituen Indeks52 yakni, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masing-masing 152,40% dan 79,73%