Pendapatan tumbuh, kerugian SRAJ menyusut 39%

JAKARTA – PT Sejahteraraya Anugrah Tbk (SRAJ), pengelola jaringan rumah sakit Mayapada Hospital, membukukan penurunan signifikan pada rugi bersihnya hingga 39% year-on-year (yoy) pada 2024.
Merujuk pada Laporan Keuangan 2024, hal ini didorong oleh pendapatan SRAJ yang tumbuh 25,8%, dari Rp2,5 triliun menjadi Rp3,2 triliun pada 2024.
Kenaikan pendapatan terjadi merata pada semua segmen layanan, dengan segmen rawat inap menyumbang 62,3% pendapatan atau sekitar Rp2 triliun, dan segmen rawat jalan berkontribusi Rp1,2 triliun atau setara dengan 37,7% pendapatan tahun 2024.
Dari segi wilayah operasional, rumah sakit di Jakarta masih mencatatkan kontribusi terbesar dalam pendapatan, hingga Rp1,6 triliun, diikuti oleh Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Namun, untuk tahun 2024, rumah sakit di wilayah Jawa Barat mulai menunjukkan kinerja laba usaha positif, yang lantas mendorong laba operasional SRAJ meroket 71,8% menjadi Rp182,5 miliar.
Pada akhirnya, SRAJ mampu mencatatkan perbaikan hingga 39% pada kerugian bersihnya pada 2024. Kerugian sebesar Rp38,5 miliar di 2023 susut menjadi hanya Rp23,5 miliar pada 2024. (ZH)