
INKP sewakan aset ke afiliasi
12 Mar 2025 10:59
Indah Kiat optimalisasi aset melalui sewa tanah dan bangunan ke afiliasi di Desa Pakulonan.
12 Mar 2025 10:59
Indah Kiat optimalisasi aset melalui sewa tanah dan bangunan ke afiliasi di Desa Pakulonan.
05 Mar 2025 13:56
Manajemen INKP tidak memiliki informasi atau fakta material terkait volatilitas sahamnya.
12 Feb 2025 14:38
Harga saham 2 emiten yang menjadi konstituen baru MSCI Small Cap Index ini terkoreksi terkoreksi pada perdagangan saham sesi siang.
12 Feb 2025 07:35
MSCI menggeser posisi sejumlah emiten asal Indonesia ke dalam kategori Small Cap Index dan mengeluarkan sejumlah emiten yang tidak memenuhi kriteria.
04 Feb 2025 15:56
Tower Bersama Infrastructure bayar obligasi paling banyak, mencapai Rp 2,7 T
07 Jan 2025 18:35
Pembelian aset ini masuk dalam kategori transaksi afiliasi, karena dilakukan oleh entitas di bawah naungan kelompok usaha yang sama.
29 Nov 2024 12:23
Di penghujung tahun ini, sembilan belas obligasi dari lima belas emiten dijadwalkan akan jatuh tempo. Tiga diantaranya merupakan obligasi milik produsen kertas dan kemasan karton PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Obligasi pertama INKP akan jatuh tempo tepat di tanggal 1 Desember dengan nilai Rp 16,89 miliar, disusul dengan obligasi USD senilai 251 ribu Dolar A.S. pada hari berikutnya. Selain itu, pada tanggal 8 Desember, emiten ini kembali harus membayar utang obligasi ketiga sebesar Rp 878,81 miliar.
13 Nov 2024 09:02
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), produsen kertas dan tisu milik grup Sinar Mas, akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/2024 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap II/2024 dengan total jumlah pokok Rp5,5 triliun.
04 Nov 2024 10:25
Kinerja PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) merosot di triwulan III 2024 dibandingkan periode serupa tahun lalu
09 Oct 2024 12:14
Jumat (4/10), PT Aladin Global Ventures mencaplok saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) dengan volume fantastis, mencapai 5,84 miliar lembar. Investor ini tadinya memegang 11,06% saham, namun belanja terbarunya via PT Pacific Sekuritas Indonesia ini membuat porsi sahamnya meroket hingga 50,62%. Aladin Global pun kini menjadi pemegang saham pengendali di bank syariah berbasis digital tersebut.